RADOT JETHRO BENAIAH MARBUN

Waduh… Apa-apaan nih, anak uah mau 4 bulan, blom ada launching2nya di blog. Jadi ceritanya gini, saya udah lahiran tanggal 31 Oktober 2013 lalu. Anak saya laki-laki, sehat, ganteng, dan nangisnya kenceng. Radot lahirnya Caesar, karena sampai HPL ga mau turun panggul juga. Lahir dengan berat 3865gr, panjang 49cm.

ASI Exclusive

Seperti ibu-ibu muda yang lainnya, saya bertekad untuk memberikan ASI exclusive untuk putra saya. Kata orang-orang, kalau melahirkan dengan CS, ASI nya lama keluar. Radot lahir Kamis siang, sampai hari Sabtu saya masih santai-santai saja ASI “belum keluar”. Radot saya susuin juga sekedarnya saja. Karena Radotnya juga bobok terus dan pengunjung ga berhenti-henti (di rumah sakit kami rawat gabung). Di hari Sabtu saya coba pinjam breast pump punya rumah sakit. Sakit euy… Ga da yang keluar pula. Yang ada puting luka. Jadi takut banget nyoba nyusuin. Hari minggunya, kita udah boleh pulang. Tapi ternyata billirubin Radot tinggi, jadi agak kuning. Rumah sakit nyaranin biar bayinya ditinggal biar disinar. Bilirubin tinggi itu karena kekurangan cairan, secara 4 hari Radot ga minum apa-apa, walaupun di 3 hari pertama masih ada cadangan makanan bawaan dari lahir. Setelah opungnya “bersitegang” dengan pihak rumah sakit, akhirnya Radot diberi minum sufor setelah kami menanda tangani surat pernyataan persetujuan. Nantinya saya baru tahu kalau RS memberi sufor ke bayi tanpa persetujuan orang tuanya, RS tsb bisa dituntut. Radot diberi sufor di ruang bayi, dan apa yang saya lakukan? Saya menangis sodara-sodara. Sebelum hamil ikutin Food Combining, sedikit teredukAsi, bertekad ga akan kasih susu tambahan buat anak, ternyata minuman pertama anak saya adalah sufor. Saya merasa gagal memberi yang terbaik buat anak saya. Bahkan saat mengetik inipun hati saya masih sakit.

Singkat cerita, asi saya sudah keluar dan sufor perlahan-lahan distop. DSA yang menangani Radot juga pro ASI. Tapi masalah ga berhenti di situ. Setiap kali saya menyusui, saya seperti menyusui anak macan. Puting rasanya kayak digigit. Tiap kali Radot mau latch on, saya pasti meringis menahan sakit. Saya browsing mengenai perlekatan yang baik, posisi menyusui, dsb. PD saya sering bengkak. Setelah menyusui sakitnya bukan kepalang, sampai tengah malam saya bisa nangis sendiri di kamar. Ada yang bilang, itu awal-awalnya aja. Tapi saya tahu meyusui tak seharusnya sakit. Jadi saya tahu ada yang salah. Ketika Radot 1 bulan, ketika mau imunisasi, saya mengunjungi konselor laktasi di RS yang sama. Dan ternyata masalahnya bukan pada saya, Radot memiliki tongue tied, yang menyebabkan si anak susah latch on, dan PD ibunya jadi sakit. Dan beberapa hari kemudian selaput bawah lidahnya digunting sedikit. Setelah itu acara menyusui menjadi lebih nyaman.

Menjelang masuk kantor lagi, dari awal desember aku mulai nyetok ASIP. Ga pernah banyak sih hasinya sekali mompa. Paling poll 50ml.Tapi lumayan deh, seminggu menjelang masuk kantor udah belasan botol. Ternyata Tuhan berkehendak lain. Ada banjir sampe masuk rumah. Listrik mati berbelas-belas jam. Akhirnya semua stok ASI rusak. dan ga bisa dipakai lagi. Jadilah sampai sekarang ASIP kejar tayang terus. Pompa hari ini untuk diminum besoknya.

MPASI

Meski baru 2 bulan lagi Radot akan MPASI, tapi saya udah mulai rempong browsing-browsing. Maunya sih MPASI rumahan alias bikin sendiri. Buah atau bubur saring dulu? Slow cooker udah punya, masih perlu saringan atau food grinder? Benarkah blender bikin bayi malas ngunyah? Disarankan tidak memberi biscuit (farleys?) karena bikin anak sugar addict. Niatnya mau beli high chair, biar Radot disiplin duduk kalau makan, dan kasian opungnya kalau harus nyuapin sampil digendong.

Duh, mau cerita apalagi ya… Bingung nih kalau dikebut dalam satu postingan.. Ntar kapan-kapan deceritain lagi deh… Mudah-mudahan ga males…

 

Image

 

Image

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s